7 Aplikasi Terbaik Alternatif Clubhouse buat Dicoba

Clubhouse jadi galat satu aplikasi yang popularitasnya naik drastis dalam beberapa bulan terakhir. Terlebih semenjak pendiri Tesla Inc – Elon Musk menyoroti aplikasi ini, banyak orang yg lalu tertarik buat menggunakannya.

Tetapi sayang, pelaksanaan audio-chat yang mungkinkan penggunanya buat ikut dalam diskusi yg dibuat ini, hanya tersedia pada iOS dan bersifat invite-only. Untungnya, konsep media umum berbasis audio misalnya Clubhouse jua diusung sang beberapa aplikasi lain. Sebagian akbar pada antaranya bahkan jua tersedia pada lebih banyak platform termasuk Android.

1. Twitter Spaces

Spaces adalah Clubhouse versi Twitter yang ketika ini masih berada pada tahap beta. Meskipun begitu, Spaces yang ketika ini tersedia buat Android dan iOS telah memungkinkan penggunanya buat membuat “spaces” mereka sendiri menggunakan batas maksimal  11 orang per “room” – termasuk host.

Spaces bersifat publik alias siapapun termasuk non-follower, sanggup bergabung sebagai pendengar. Host atau tuan rumah dapat menetapkan siapa yang berbicara dan kapan. Spaces jua menyediakan opsi pembicara seperti seluruh orang, orang yg diikuti dan orang yang diundang.

2. Leher

Leher jadi pelaksanaan paling seperti menggunakan Clubhouse di daftar. CEO-nya yaitu Vikas Malpani bahkan secara terbuka menyebut bahwa Leher ditargetkan buat lebih baik daripada Clubhouse. Leher sendiri mengombinasikan audio dan video, & waktu ini tersedia di Android dan iOS.

Pada pelaksanaan ini, pengguna bisa bergabung menggunakan “live room” audio juga video, mencari dan masuk ke dalam club dan memonetisasi konten lewat sistem langganan atau kerja sama. Leher nampaknya ditujukan buat para profesional muda, pada mana penggunanya pada awal ditanyai soal jabatan & perusahaan tempat mereka bekerja.

3. Fireside

Fireside dibentuk sang Mark Cuban dan Falon Fatemi & dideskripsikan sebagai masa depan podcasting. Alih-alih hanya mendengar saja, pada Fireside, pengguna dapat ambil bagian pada hubungan secara pribadi. Meskipun begitu, nir seluruh bisa punya kesempatan jadi host dan berbicara secara public.

Namun, host tidak hanya terbatas pada broadcast eksklusif saja misalnya Clubhouse, namun juga bisa merekam broadcast tersebut dan memonetisasinya. Fireside saat ini masih berada pada termin beta buat iOS & direncanakan buat meluncur akhir tahun ini

4. Stereo


Stereo tidak jauh tidak sinkron menggunakan Clubhouse di mana pengguna sanggup menjadi mendengar percakapan atau sebagai host dengan opsi menambah pendengar buat ikut serta. Tetapi, Stereo dibuat buat maksud hiburan dengan host yg punya “acara” terbaik berkesempatan buat memenangkan hingga US$20,000 per minggunya.

Karenanya, tak heran apabila Stereo punya banyak program buat dipilih mulai dari liputan olahraga hingga lawak. Plus, mereka yg ketinggalan dapat mendengarkan episode sebelumnya berdasarkan acara host favorit mereka.

5. Riffr

Riffr memungkinkan pengguna buat merekam audio berdurasi maksimal  3 menit dan mengirimkannya buat didengar sang semua orang pada semua global. Audio yg dibentuk dan dikirim jua dapat direspons oleh pendengar.

Aplikasi ini menyebut itu menjadi “micro-podcast” dan Clubhouse beberapa kali dianggap sebagai platform micro-podcasting alih-alih media sosial baru menggunakan konsep audio-only. Linimasa Riffr diisi dengan banyak klip audio tetapi nir bisa di-preview mengingat durasinya yg hanya sebentar. Akan namun, itu terbagi pada beberapa kategori buat dipilih.

6. Spoon

Spoon agak tidak sama menggunakan kebanyakan alternatif Clubhouse di daftar ini yang menghadirkan fitur monetisasi. Ini merupakan aplikasi livestreaming berbasis audio yg memungkinkan penggunanya buat berinteraksi secara eksklusif.

Opsi untuk terhubung menggunakan orang-orang terdiri berdasarkan Talk (seperti voice notes), Cast (layaknya podcast namun lebih baik) & Live (buat memulai program eksklusif dan berbicara langsung menggunakan para pendengar). Yang kurang dari aplikasi ini mungkin hanyalah sesi streaming dibatasi selama 2 jam saja.

7. Cappucino

Bagi mereka yg lebih nyaman menggunakan intimasi saat berkomunikasi di internet, Cappucino jadi aplikasi yang sempurna. Melalui pelaksanaan ini, pengguna bisa memberikan liputan, becandaan atau hal lain ke sahabat terdekat atau famili.

Cappucino mempunyai opsi di mana pengguna dapat merekam klip audio singkat yang disebut menjadi “beans”. Setelah selesai terekam, pengguna eksklusif mengirim klip itu ke hubungan terpilih. Ini mungkin bukan kompetitor langsung bagi Clubhouse, namun memperlihatkan pengalaman audio-only yg tidak kalah menarik dan patut dicoba.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi aplikasi terbaik cara lain  Clubhouse buat dicoba. Apabila punya saran atau rekomendasi lain jangan membuat malu-membuat malu buat menuliskannya di kolom komentar ya!